SERANG — Dalam upaya merespons perkembangan ilmu pengetahuan serta meningkatkan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam, Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum Pascasarjana pada Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat Pascasarjana Lantai 2 Kampus UIN SMH Banten ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Pascasarjana, unit penjaminan mutu, serta tim akademis lintas program studi.
FGD ini diselenggarakan atas arahan langsung Direktur Pascasarjana UIN SMH Banten, Prof. Dr. Wasehudin, M.Si., sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan kurikulum pembelajaran tingkat magister dan doktor agar semakin adaptif, kompetitif, dan berorientasi pada kebutuhan zaman.
Fokus Penyusunan Struktur Mata Kuliah 2026
Agenda utama dalam FGD kali ini berfokus pada pembedahan dan penyempurnaan struktur mata kuliah Kurikulum 2026. Seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan Pascasarjana diwajibkan membawa rancangan struktur mata kuliah masing-masing untuk didiskusikan dan direview secara komprehensif.
Turut hadir dalam kegiatan penting ini antara lain:
- Wakil Direktur Pascasarjana UIN SMH Banten
- Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN SMH Banten
- Para Ketua dan Sekretaris Program Studi Pascasarjana
- Para Kepala Laboratorium Pascasarjana
- Tim Teknis Akademik
“FGD ini merupakan komitmen nyata Pascasarjana UIN SMH Banten untuk terus bertransformasi. Melalui keterlibatan LPM dan seluruh pengelola prodi, kita ingin memastikan bahwa Kurikulum 2026 tidak hanya unggul secara akademis dan keislaman, tetapi juga memiliki standar penjaminan mutu yang kuat serta relevan dengan dinamika global,” tegas Prof. Dr. Wasehudin, M.Si.
Kehadiran Ketua LPM UIN SMH Banten dan Tim Teknis Akademik dalam FGD ini mempertegas pentingnya integrasi standar nasional pendidikan tinggi ke dalam setiap struktur mata kuliah yang dirancang.
Melalui diskusi mendalam ini, diharapkan lahir rumusan kurikulum baru yang solutif, inovatif, dan mampu mencetak lulusan Pascasarjana yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.





