Pascasarjana UIN Banten
Selamat Datang di Pascasarjana
red-logo1-1

Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berkomitmen menyelengaarakan pendidikan tinggi yang unggul,inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai keilsaman

Kontak Darurat:
Follow:

Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berkomitmen menyelengaarakan pendidikan tinggi yang unggul,inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai keilsaman

Kontak Darurat:
Follow:

Sayuti Raih Gelar Doktor PAI ke-23, Ungkap Peran Kepribadian dalam Keterampilan Sosial Keagamaan

SERANG — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali mencatatkan capaian akademik melalui Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam yang digelar pada Jumat, 23 Oktober 2026, bertempat di Auditorium Pascasarjana Lantai 2. Dalam sidang tersebut, Sayuti (NIM 223621003) dinyatakan lulus sebagai Doktor Pendidikan Agama Islam ke-23 sekaligus doktor ke-65 di lingkungan Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Dalam sidang promosi doktor tersebut, Sayuti mempertahankan disertasi berjudul “Pengaruh Disiplin Belajar dan Kemampuan Ilmu Agama Islam terhadap Kepribadian dan Keterampilan Sosial Keagamaan (Studi Kasus di STIT Al-Khairiyah Cilegon).” Penelitian ini mengkaji hubungan antara disiplin belajar, kemampuan ilmu agama Islam, kepribadian, dan keterampilan sosial keagamaan dalam konteks pendidikan tinggi Islam.

Disertasi ini berangkat dari tantangan pendidikan tinggi di era digital yang tidak hanya menuntut penguasaan kompetensi akademik, tetapi juga penguatan karakter dan kemampuan sosial. Dalam konteks perguruan tinggi keagamaan Islam, penguasaan ilmu agama perlu berjalan seiring dengan pembentukan kepribadian serta kemampuan mengaktualisasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepribadian sebagai Faktor Penting dalam Keterampilan Sosial Keagamaan

Penelitian Sayuti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang melibatkan 261 responden dari populasi 750 mahasiswa Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin belajar berpengaruh signifikan terhadap kepribadian, tetapi tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap keterampilan sosial keagamaan. Sementara itu, kemampuan ilmu agama Islam terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepribadian maupun keterampilan sosial keagamaan.

Temuan penting lainnya menunjukkan bahwa kepribadian memiliki pengaruh paling kuat terhadap keterampilan sosial keagamaan, dengan koefisien jalur sebesar 0,708. Hasil ini memperlihatkan pentingnya aspek kepribadian dalam mendukung kemampuan mahasiswa mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sosial.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa kepribadian berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara disiplin belajar dan keterampilan sosial keagamaan, serta antara kemampuan ilmu agama Islam dan keterampilan sosial keagamaan. Dalam model penelitian ini, kepribadian menjadi penghubung penting antara proses pembelajaran, penguasaan ilmu agama, dan keterampilan sosial keagamaan mahasiswa.

Temuan ini memberikan perspektif bahwa pendidikan tinggi Islam tidak cukup hanya menekankan penguasaan materi pembelajaran. Pembentukan kepribadian, pembiasaan perilaku positif, dan penguatan nilai-nilai keislaman juga menjadi aspek penting dalam mendukung perkembangan mahasiswa secara utuh.

Kebaruan dan Kontribusi Penelitian

Dari sisi akademik, penelitian ini menawarkan model integratif yang menghubungkan disiplin belajar dan kemampuan ilmu agama Islam dengan keterampilan sosial keagamaan melalui kepribadian sebagai variabel mediasi. Model tersebut dikembangkan untuk memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai keterkaitan antara aspek akademik, pembentukan karakter, dan kemampuan sosial mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi Islam.

Penelitian ini juga menyoroti pentingnya integrasi antara pembelajaran, keteladanan, refleksi, dan pembiasaan karakter dalam proses pendidikan. Selain itu, pengalaman kolaboratif serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi ruang pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan sosial keagamaan mahasiswa.

Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perguruan tinggi Islam dalam merancang strategi pembelajaran dan pembinaan mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan pembentukan kepribadian dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Susunan Tim Penguji Promosi Doktor

Adapun susunan tim penguji sebagai berikut:

  1. Ketua: Prof. Dr. Wasehudin, M.SI
  2. Sekretaris: Dr. Deni Iriyadi, M.Pd.
  3. Promotor: Prof. Dr. Rumbang Sirojudin, M.Pd.I.
  4. Ko-promotor: Dr. Asep Saefurohman, M.Si.
  5. Penguji Eksternal: Dr. Yudhi Munadi, S.Ag., M.Ag.
  6. Penguji: Prof. Yanwar Pribadi, S.S., M.A., Ph.D.
  7. Penguji: Dr. Yahdinil Firda Nadhirah, M.Si

Memperkuat Tradisi Akademik Pascasarjana

Kelulusan Sayuti sebagai Doktor Pendidikan Agama Islam ke-23 dan doktor ke-65 di lingkungan Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menjadi capaian akademik yang memperkuat tradisi keilmuan dan pengembangan riset di lingkungan kampus. Capaian ini sekaligus menambah kontribusi akademik dalam bidang Pendidikan Agama Islam, khususnya terkait pembentukan kepribadian dan pengembangan keterampilan sosial keagamaan.

Melalui penyelenggaraan sidang promosi doktor dan pengembangan penelitian yang relevan dengan tantangan pendidikan kontemporer, Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten terus mendorong lahirnya karya ilmiah yang berkontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam dan kehidupan masyarakat.

Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berkomitmen mengembangkan pendidikan tinggi yang mengintegrasikan spiritualitas, intelektualitas, dan profesionalitas, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *